Revolusi Bata Plastik: Efektivitas Ecobrik sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Siswa
DOI:
https://doi.org/10.58230/edutech.v4i1.135Keywords:
Ecobrick, Bata Plastik, Reduksi LimbahAbstract
Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan karena sulit terurai dan berpotensi meningkatkan pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode ecobrick dalam mengurangi limbah plastik sekaligus menghasilkan produk furnitur yang memiliki kelayakan fisik, kekuatan, dan nilai guna. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg dan Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi, revisi desain, uji coba, dan revisi produk. Peserta yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 20 orang, meliputi siswa dan ahli validasi produk. Penelitian dilakukan selama 6 bulan, dari Februari hingga Agustus. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 botol PET berukuran 1,5 L digunakan untuk menghasilkan satu unit kursi ecobrick dengan rata-rata bobot 0,565 kg per botol dan densitas 0,376 g/cm³. Setiap unit kursi mampu mengisolasi sekitar 10,64 kg limbah plastik. Pengujian beban statis hingga 120 kg selama 60 menit menunjukkan tidak terjadi perubahan bentuk dengan defleksi 0 mm, sedangkan pengujian dinamis menunjukkan tidak ada pergeseran struktur. Produk memiliki tinggi dudukan 42–45 cm dan dilengkapi lapisan busa serta cover Oscar untuk meningkatkan kenyamanan dan estetika. Dengan adanya revolusi bata ecobrick ini, siswa mampu mengendalikan sampah plastik dan mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai tinggi.Sampah plastik merupakan salah satu permasalahan lingkungan karena sulit terurai dan berpotensi meningkatkan pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode ecobrick dalam mengurangi limbah plastik sekaligus menghasilkan produk furnitur yang memiliki kelayakan fisik, kekuatan, dan nilai guna. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg dan Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi, revisi desain, uji coba, dan revisi produk. Peserta yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 20 orang, meliputi siswa dan ahli validasi produk. Penelitian dilakukan selama 6 bulan, dari Februari hingga Agustus. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 botol PET berukuran 1,5 L digunakan untuk menghasilkan satu unit kursi ecobrick dengan rata-rata bobot 0,565 kg per botol dan densitas 0,376 g/cm³. Setiap unit kursi mampu mengisolasi sekitar 10,64 kg limbah plastik. Pengujian beban statis hingga 120 kg selama 60 menit menunjukkan tidak terjadi perubahan bentuk dengan defleksi 0 mm, sedangkan pengujian dinamis menunjukkan tidak ada pergeseran struktur. Produk memiliki tinggi dudukan 42–45 cm dan dilengkapi lapisan busa serta cover Oscar untuk meningkatkan kenyamanan dan estetika. Dengan adanya revolusi bata ecobrick ini, siswa mampu mengendalikan sampah plastik dan mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai tinggi.
Downloads
References
Abdullah, H., & Jamaai, A. K. (2015). Bark pH as a factor affecting the density of epiphytic terrestrial algae in Taman Wetland Putrajaya, Malaysia. Journal of Applied and Physical Sciences, 1(1), 20–24. https://doi.org/10.20474/japs-1.1.3
Alfitri, H. S. R. A. (2020). 1-Article Text-116-1-10-20200927. Sampah Plastik Sebagai Konsekuensi Modernitas Dan Upaya Penanggulangannya, 6(2), 52–60.
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Asrori, A. M. dan M. (2014). Metodologi dan Aplikasi Riset Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
(GEA), G. E. A. (2020). Ecobrick Building Standards and Guidelines. (Rujukan utama untuk kriteria kepadatan 0,33/g/ml, sterilisasi, dan prinsip isolasi plastik).
Kilas, A., et al. (2021). Ergonomics and Sustainability in Furniture Design: A Review. Journal of Interior Design and Environmental Studies.
Laksana, N. L., Qondias, D., Dolo, F. X., & Gelu, A. (2023). PRODUK ECOBRICK. 4(November).
Majida, A., et al. (2023). Pemanfaatan Ecobrick Sebagai Material Substitusi Ramah Lingkungan. Jurnal Teknologi Lingkungan. (Rujukan untuk definisi ecobrick sebagai solusi inovatif untuk mengurangi limbah anorganik).
McDonough, W., & Braungart, M. (n.d.). Cradle to Cradle: Remaking the Way We Make Things. North Point Press.
McDonough, W., & Braungart, M. (2002). Cradle to Cradle: Remaking the Way We Make Things. North Point Press.
Nirmalasari, R., Khomsani, A. A., Nur, D., Rahayu, M., Syahrudin, M., Anwar, M. R., Jennah, R., & Syafiyah, S. (2021). Pemanfaatan Limbah Plastik dengan Metode Ecobrick di Desa Luwuk Kanan. 10(03), 469–477.
Rosita, T., & Mintarsih, E. (2021). Penyuluhan Pengolahan Sampah Rumah Tangga Secara Daring Melalui Metode Takakura oleh Kelompok Wanita Tani Kebun Sauyunan. Abdimas Siliwangi, 4(2), 227–232.
Sabrina, A. B., Lubis, I. R., Indriani, D., Islam, U., & Sumatera, N. (2024). Inovasi ecobrick sebagai upaya mengurangi sampah plastik. 2, 1579–1590.
Saffanah, W. M. (n.d.). Ecobrick Sebagai Solusi Cerdas Dan Praktis Untuk Pengelolaan Sampah Plastik. 21–30.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, RnD. Bandung: Alfabeta.
Tembalang, K., Istirokhatun, T., & Nugraha, W. D. (2019). Pelatihan Pembuatan Ecobricks Sebagai Pengelolaan Sampah Plastik di RT 01 RW 05, Kelurahan Kramas. 1(2), 85–90.
Thahir, R., Wadji, M., Anisa, N., Fadhilah, N., & Magfirah, N. (2021). Jurnal abdimas patikala. Jurnal Abdimas Patikala, 1(1), 7–15.
Wayan, N., Suliartini, S., Ulandari, P., Alhannani, M. Z., & Adyana, I. G. E. (2022). Pengolahan Sampah Anorganik Melalui Ecobrick Sebagai Upaya Mengurangi Limbah Plastik.
Widiyasari, R., Fakhirah, S., Ahmad Dahlan, J. K., Timur, K., & Tangerang Selatan, K. (2021). Widiyasari, R., Zulfitria, Z., & Fakhirah, S. (2021, November). Pemanfaatan sampah plastik dengan metode ecobrick merupakan upaya untuk mengurangi limbah plastik. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ (Vol. 1, No. 1). http://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnaskat
Zulaidah, A., Prasdiantika, R., Basuki, P., Teknik, F., Pandanaran, U., Elektronika, T., Teknik, F., Pandanaran, U., Mesin, T., Teknik, F., Pandanaran, U., Masuk, N., Direvisi, N., & Diterima, N. (2022). Pelatihan pembuatan ecobrick di Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, sebagai alternatif penanganan limbah plastik. 1(3).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 indah kurnia, Syifa Az-Zahra, Queen Himawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




